Mengulas Program Food Estate Besutan Prabowo Subianto

Penulis : Item

Prabowo Subianto yang kini menjabat sebagai Menteri Pertahanan (Menhan), kerap mengurusi bidang ketahanan pangan. Hal ini tentu tidak asing lagi bagi seorang Prabowo Subianto, karena pada sebelumnya, ia cukup lama menggeluti sektor bidang pertanian. Prabowo pun diberikan tugas secara langsung oleh Presiden Republik Indonesia yakni Bapak Joko Widodo atau yg biasa akrab disapa dengan Pak Jokowi. 

Pak Jokowi menunjuk Prabowo Subianto untuk melaksanakan program Food Estate, hal tersebut dilakukan oleh presiden tentu bukan tanpa alasan, Prabowo dinilai mampu untuk menangani sektor pertanian.

Karena menurut presiden, bidang pertahanan bukan hanya sebatas dari sektor alutsista, melainkan ketahanan pangan juga masuk didalamnya.

Lumbung pangan nasional atau Food Estate merupakan salah satu karya besutan Prabowo Subianto untuk mewujudkan ketahanan pangan, demi menjaga Indonesia dari ledakan penduduk. 

Ketahanan pangan juga diatur oleh UU Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, yang nantinya diharapkan untuk dipersiapkan sebagai cadangan pangan Negara Indonesia. 

Berdasarkan beberapa informasi yang dihimpun, total luasan lahan yang dikelola untuk program Food Estate  ini mencapai 700 ribu hektare. Dalam hal ini, komoditas yang disiapkan tidak hanya sebatas tanaman padi, namun juga mencakup sektor perkebunan, dan peternakan.

Menurut saya, hal yang dilakukan oleh Prabowo Subianto dalam menjalankan program ini, dinilai cukup krusial. Selain dirinya menjadi Leading Sector, Pak Prabowo pun sudah menyiapkan perhitungan terkait  biaya pembuatan, anggaran serta proyeksi hasil nantinya yg dapat diperoleh ketika masa panen tiba.

Jika merujuk kepada Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kalimantan tengah, hasil panen rata-rata yang bisa didapat kisaran 4-6 ton per Ha. Tentu hal ini merupakan gambaran yang sangat positif dan memuaskan bagi para petani yang mengelola disana. 

Penulis juga menemukan beberapa hasil temuan yang kurang memuaskan, Tentu hal ini wajar saja terjadi di beberapa titik, mengingat akan kebiasaan para petani disana masih terbiasa dengan cara tanam tabur. Sehingga ketika adanya angin kencang datang, tidak kuat menahan terpaan angin tersebut. 

Namun, kita harus optimis dan memberikan apresiasi atas apa yang sudah dilakukan oleh Prabowo Subianto, karena berkat gagasannya, negara kita bisa menjawab tantangan atas krisis pangan yang bisa saja terjadi di kemudian hari. 

Kembali lagi, hal ini bisa terjadi berkat keseriusan beliau untuk bertanggung jawab terhadap negara dalam bidang ketahanan pangan. 

BACA JUGA