Prabowo Kenang Perjuangan Dana Desa Saat Hadir di Rakernas Apdesi

Penulis: Abdul Aziz

OpiniKita.Id, Jambi – Menteri Pertahanan sekaligus calon presiden dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto berpidato dalam agenda rapat kerja nasional Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) di Balairung Universitas Jambi, Rabu (26/7/2023).

Acara yang awalnya tenang tiba-tiba menjadi ramai karena para kepala desa yang hadir heboh menyambut kedatangan Prabowo. “Bapak Prabowo, Bapak Prabowo! Hidup Pak Prabowo!” seru para kades di lokasi acara.

Dengan tema “Menjaga Desa Membangun Bangsa”, Pemerintah Provinsi Jambi selaku tuan rumah Rakernas APDESI 2023 mengundang Menhan Prabowo sebagai narasumber yang diikuti oleh sekitar 5.000 peserta dan dihadiri Gubernur Jambi dan Ketua Umum APDESI. Selain Prabowo, Gubernur Al Haris juga mengundang dua tokoh lainnya yakni Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.

Hubungan Prabowo dengan Apdesi telah terjalin sejak belasan tahun lalu. Bagi Prabowo, Apdesi adalah rekan seperjuangan. Prabowo mengeklaim bahwa dirinya dan Apdesi sempat berjuang bersama menghadirkan Dana Desa sejak tahun 2009.

Sekedar informasi, Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (UU Desa) disahkan pada tanggal 15 Januari 2014 di akhir masa pemerintahan Presiden DR. H. Susilo Bambang Yodhoyono disusun dengan semangat penerapan amanat konstitusi yaitu pengaturan masyarakat hukum adat yang sesuai dengan ketentuan Pasal 18B ayat (2) UUD Tahun 1945.

Menhan mengajak APDESI untuk mengingat perjuangan bersama sejak 2009-2010 untuk kebijakan dana desa. Pada 2013 telah ditandatangani piagam komitmen kepada APDESI untuk perjuangan dana desa 1 milyar 1 desa dan pada tahun 2014 DPR telah meloloskan UU Nomor 6 tentang Desa yang menjadi payung hukum dana desa tersebut. Oleh karena itu Menhan Prabowo memberi pesan kepada APDESI.

Selain menyampaikan gagasannya tentang pembangunan desa, Prabowo yang hadir mengenakan kemeja putih juga menyoroti sejumlah isu terkini seperti ancaman krisis pangan dan energi. Prabowo berpendapat segala kesulitan yang dihadapi dapat diatasi apabila seluruh elemen bangsa bertekad bekerja sama melakukan yang terbaik.

Kemudian Menhan juga menyampaikan bahwa strategi pemerintah Indonesia yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi dan didukung sepenuhnya oleh Menhan yaitu hilirisasi. Hilirisasi artinya adalah semua kekayaan kita, kita olah di tanah air kita, di Republik Indonesia. Kita tidak menghendaki kekayaan kita dijual murah keluar. Kita tidak mau kelapa sawit kita hanya dijual mentah. Dengan hilirisasi kita akan loncat menjadi negara maju.

Prabowo juga mengingatkan, Indonesia bangkit kalau Indonesia rukun, kalau Indonesia bersatu. Siapapun yang menjadi pemimpin, mari kita amankan dan dukung bersama. Dan mengajak semua untuk Mari bekerja keras untuk rakyat Indonesia!.

Prabowo Subianto secara konsisten sampai saat ini memperjuangkan dana desa Rp1 miliar satu desa agar terealisasikan. Jika dana desa terealisasi dengan baik dan menyeluruh membuat pembanguan desa lebih maju dan berkembang pesat. Mengingat desa jadi kekuatan ekonomi, tujuan utama dari pembangunan ekonomi pedesaan adalah untuk menciptakan suatu lingkungan ekonomi desa yakni untuk menciptakan suatu lingkungan yang memungkinkan masyarakatnya dapat menikmati kehidupan yang kreatif, sehat dan juga memiliki angka harapan hidup yang tinggi.

BACA JUGA