Penulis: Abdul Aziz
OpiniKita.Id, Jakarta – Pesta demokrasi pada Pilpres 2019 kemarin dinilai sebagai kompetisi politik yang sangat keras. Sebab, rakyat seperti terbelah antara pendukung Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Bahkan ada sebutan cebong dan kampret untuk mengidentifikasi masing-masing pendukung Capres.
Tetapi, peristiwa itu sudah berlalu. Faktanya, pasca pilpres ternyata Jokowi dan Prabowo bisa berkolaborasi bersama dalam satu pemerintahan, dengan kesediaan dan legowonya Prabowo menjadi pembantu presiden di kabinet sebagai Menteri Pertahanan.
Kolaborasi antara Jokowi – Prabowo adalah wujud patriotisme sejati. Dengan kolaborasi itu Indonesia bisa lebih cepat keluar dari krisis karena pandemi covid, ekonomi pun juga terus tumbuh secara signifikan.
Nampaknya Kolaborasi Presiden Jokowi – Menhan Prabowo pun akan terus berlanjut di pesta demokrasi 2024 mendatang. Hal itu terlihat dari restu Jokowi yang mengarah ke Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.
Tak heran kalau akhirnya banyak pendukung Jokowi yang menyatakan dukungan ke Prabowo pada Pilpres 2024. Keharmonisan antara Jokowi – Prabowo yang menurun ke masing-masing pendukung tampaknya tidak disukai oleh sejumlah pihak.
Masyarakat dari berbagai elemen semakin kompak dan bergelombang memberikan dukungannya untuk Prabowo Subianto agar melanjutkan kepemimpinan Presiden Jokowi. Dukungan tersebut sebagai bukti konkret restu Jokowi terhadap Prabowo untuk melanjutkan prestasi dan pembangunan berkelanjutan untuk Indonesia.
Keberhasilan kolaborasi antara Jokowi-Prabowo untuk kepentingan bangsa dan negara menghasilkan hal yang baik untuk rakyat Inonesia, seperti stabilitas politik yang terjaga dan ekonomi yang cepat pulih setelah pandemi Covid-19.


