Kritk Prabowo soal Ekonomi Liberal

Penulis: M. Fajri Yanuar

OpiniKita.Id – Menteri Pertahanan sekligus calon presiden dari Koalisi Indonesia Maju Prabowo Subianto memberikan ceramah pada acara seminar kebangsaan berlangsung di Hotel Bidakara, Jakarta.

Pada ceramahnya, Prabowo menyinggung ada paham ekonomi yang mengajarkan manusia bersikap tamak demi kekayaan pribadi dengan menyebutnya sebagai ajaran kapitalisme neoliberal.

Prabowo menjelaskan, ada filosofi yang mengajarkan greed is good, keserakahan adalah baik yang menjadi suatu ajaran. Kemudian aliran tersebut diajarkan orang-orang miskin hanya perlu menunggu tetesan ekonomi dari yang kaya.

Kritik Prabowo terhadap ekonomi liberal ini menurutnya menjadikan orang-orang miskin keburu mati sebelum mendapatkan tetesan kekayaan, menjadikan masyarakat yang tidak mandiri, bahkan justru membuat kesenjangn sosial.

Konsep ini dianggap tidak cocok dipakai untuk membangun perekonomian Indonesia dan menurutnya Indonesia sudah memiliki konsep ekonomi sendiri yaitu Ekonomi Pancasila.

Ekonomi Pancasila sering diangka Prabowo dalam memberikan ceramah tentang ekonomi. Prabowo menilai bahwa ekonomi kita adalah ekonomi Pancasila yang telah terlihat dari pemerintahan Jokowi dan memandang perlu untuk dilanjutkan keberlangsungannya.

BACA JUGA