Penulis: M. Fajri Yanuar
OpiniKita.Id – Pada saat menghadiri acara Dialog Terbuka Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Surabaya calon presiden dari Koalisi Indonesia Maju Prabowo saat di membahas radikalisme, beliau menyatakan masalah terorisme, radikalisme dan ekstremisme, tumbuh subur dan muncul disaat rakyat putus asa dan kehilangan harapan.
Terbentuknya paham radikalisme salah satu penyebabnya adalah kesenjangan sosial, hal ini memiliki dampak yang luas bagi kehidupan masyarakat.
Mengatasi kesenjangan sosial dengan menjadikan kesejahteraan tercapai pada setiap individu masyarakat menjadi salah satu cara Prabowo dalam memberantas radikalisme.
Prabowo berkomitmen untuk menjaga Indonesia agar tidak menjadi lahan subur bagi tumbuhnya paham radikalisme dan terorisme. Prabowo menyatakan, kedepan rakyat tidak boleh menghadapi keadaan kurang makan, tidak bisa mendapat pekerjaan dan tidak memiliki harapan terkait masa depan.
Peningkatan kualitas SDM menjadi cara Prabowo memberantas radikalisme dengan mengedepankan sektor pendidikan seperti hanya dana abadi pesantren, menjadikan kualitas pendidikan Islam di Indonesia semakin maju dan kemudian berdampak pada peningkatan SDM anak Indonesia yang memiliki pola pikir kritis dan jauh dari radikalisme.
Dengan ini langkah nyata Prabowo untuk menjauhkan masyarakat dari paham radikalisme dengan cara memperbaiki kualitas SDM untuk mencapai kehidupan yang sejahtera serta kehidupan yang damai dan tentram.


