Penulis: M. Fajri Yanuar
OpiniKita.Id – Tendensi pemilu 2024 sudah terasa saat ini dimana isu ataupun berita yang tersebar sangat bebas bertebaran baik melewati media sosial, surat kabar, serta opini masyarakat dalam memberikan pandangan terhadap satu tokoh atau lembaga.
Indonesia memang negara yang demokratis, dimana setiap warganya mempunyai hak dalam berpendapat, akan tetapi controlling dalam mengeluarkan pendapat masih banyak disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Banyaknya berita bohong atau hoaks, serta opini yang tidak berlandaskan data dapat menjadi fitnah yang disengaja untuk menyerang seseorang.
Dalam nuansa politik saat ini, dimana pada 14 Februari 2024 akan dilaksanakan pemilihan umum dengan menentukan pemimpin baru banyak sekali berita hoaks atau fitnah dari orang yang tidak bertanggung jawab terhadap Prabowo sebagai calon presiden 2024.
Prabowo yang saat ini menjadi calon presiden dari Koalisi Indonesia Maju mendapatkan banyak sekali serangan berita hoaks bahkan fitnah yang tertuju pada dirinya.
Prabowo pernah di fitnah menampar Wakil Menteri Pertanian Harvick Hasnul Qolbi pada suatu acara rapat kabinet, hal ini sempat heboh di sosial media sehingga terjadi banyak opini baru terhadapnya.
Bukan hanya itu, Prabowo juga pernah di fitnah bahwa dirinya terkena stroke dengan landasan bahwa Prabowo terlihat pincang dalam berjalan.
Menanggapi hoaks serta fitnah yang ditujukan pada dirinya, Prabowo sangat santai menjawab itu semua. Berbekal pengalaman dalam politik serta mental yang kuat hoak ataupun fitnah tidak membuat dirinya terganggu dan beranggap hal itu merupakan hal yang biasa.
Dalam menghadapi hoaks dan fitnah, sikap Prabowo sangatlah tenang dengan membawa nuansa politik santun dimana Prabowo dapat menjawab berbagai isu buruk dengan sikap sabar dan ikhlas dan memberikan ruang publik untuk menilai tentang dirinya, sikap ini mampu memberikan kepercayaan publik pada dirinya.


