Penulis: Abdul Aziz
OpiniKita.Id – Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dan Menhan Amerika Serikat (AS) Lloyd J Austin menandatangani perjanjian kerja sama pertahanan yang bersejarah di sela-sela pertemuan ASEAN Defence Ministers’ Meeting (ADMM) Informal Meeting, Jakarta.
Penandatanganan itu menjadi babak baru dalam kemitraan antara Indonesia dengan AS. Hubungan pertahanan yang semakin mendalam antara Amerika Serikat dan Indonesia merupakan bagian inti dari Kemitraan Strategis Komprehensif yang baru ditingkatkan.
Selain bertemu dengan Menhan AS Lloyd J Austin, Prabowo juga menjamu Menhan Jepang Minoru Kihara hingga Menhan se-Asean untuk membahas isu krisis kemanusiaan dan Keamanan.
Prabowo dan Lloyd Austin serta Menhan lainnya menegaskan saat ini beragam tantangan keamanan di kawasan Indo-Pasifik cukup beragam dan kompleks. Tantangan itu di antaranya, ancaman siber hingga terkait tentang kemanusiaan.
Pertemuan ini menjadi kesempatan untuk memperkuat kolaborasi antara Asean dan AS untuk memahami keamanan di kawasan Asean dalam menghadapi tantangan geopolitik yang ada.
Adanya kerja sama yang Menhan Prabowo lakukan ini membahas cara-cara untuk memperluas peluang pelatihan, meningkatkan pertukaran pendidikan, dan meningkatkan kesadaran domain maritim serta untuk merealisasikan diplomasi pertahanan di antara kedua Negara.


