Penulis: Abdul Aziz
OpiniKita.Id – Toleransi antar umat beragama merupakan hal yang penting untuk dimiliki setiap orang saat ini. Jika setiap orang memiliki sikap toleransi yang tinggi, maka ini akan meminimalisir terjadinya konflik antar umat beragama, dan kehidupan antar umat beragama pun akan terjalin dengan tentram dan damai.
Ini sejalan dengan Calon Presiden (Capres) nomor urut 2 Prabowo Subianto yang dinilai sebagai tokoh pemersatu bangsa. Penilaian itu muncul karena Prabowo selalu menjunjung tinggi nilai toleransi antar umat beragama.
Pada Oktober 2023 lalu, di kantor Kementerian Pertahanan, Prabowo menerima audiensi Pengurus Pusat dan Daerah Persekutuan Gereja-Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI).
Dalam kesempatan itu, Prabowo menyampaikan bagaimana kerukunan antar umat beragama adalah suatu bentuk sosialisasi yang damai dan tercipta berkat adanya toleransi agama. Toleransi agama adalah suatu sikap saling pengertian dan menghargai tanpa adanya diskriminasi dalam hal apapun, khususnya dalam hal agama.
Sebab, kerukunan antar umat beragama menjadi modal yang sangat kuat bagi ketahanan nasional. Orang nomor satu di Gerindra itu juga menyampaikan, kehidupan sosial dan kerukunan umat beragama yang harmonis di tengah keragaman masyarakat Indonesia harus dijaga demi pertahanan Republik Indonesia.
Menjaga kerukunan antar umat beragama juga tertuang di dalam Asta Cita Prabowo-Gibran. Di dalamnya tertulis, Prabowo sangat menjunjung tinggi kebebasan beribadah.
Suasana kerukunan yang diciptakan oleh Prabowo nyatanya membawa keberkahan elektoral di Pilpres 2024. Misalnya pada perolehan hasil survei dari basis pemilih beragama Islam, Prabowo selalu konsisten menjadi yang tertinggi.


