Penulis: Abdul Aziz
OpiniKita.Id, Malang – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Menteri BUMN Erick tohir, baru saja menguji kendaraan taktis Maung buatan PT Pindad pada saat kunjungan kerja di Malang, Jawa Timur, Senin (24/7/2013).
PT Pindad (Persero) sendiri merupakan perusahaan industri dan manufaktur yang bergerak dalam pembuatan produk militer (alutsista) dan komersial di Indonesia. Perusahaan ini didirkan pada 29 April 1983 dan termasuk dalam kluster industri pertahanan di tanah air. Sebelum bernama Pindad, perusahaan ini pada tahun 1950 bernama Pabrik Senjata dan Mesiu (PSM) yang memproduksi peralatan militer dan dikelola oleh Angkatan Darat Indonesia. Nama tersebut berubah pada 1983 menjadi Pindad di bawah pembinaan Badan Pnegelola Industri Strategis (BPIS).
Lalu pada 1999 Pindad kembali berubah nama menjadi PT Pakarta Industri (Persero) yang berubah nama lagi menjadi PT Bahana Pakarta Industri Strategis (Persero). Kemudian pada 2002, PT BPIS (Persero) dibubarkan pemerintah dan akhirnya berganti nama PT Pindad (Persero) di bawah pembinaan kementerian.
Sekedar informasi, PT Pindad sangat maju dengan pesat di era Prabowo Subianto menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Dari mulai memborong kendaraan taktis maung dengan jumlah 500 unit untuk keperluan pertahanan Indonesia, sampai mengenalkan produk produk kendaraan perang PT Pindad ke mancanegara.
PT Pindad (Persero) yang banyak memproduksi kendaraan-kendaraan tempur yang dapat memenuhi kebutuhan pertahanan dan keamanan nasional seperti tank dan juga alat tempur lainnya. Perusahaan ini juga memproduksi sebuah kendaraan operasional yang terlihat gagah yang disebut dengan Pindad Maung.
Diketahui, kendaraan yang dapat dikendarai di segala medan ini hadir dengan mesin diesel 4 silinder turbocharged enam percepatan, tenaga yang dikeluarkan sebesar 136 hp. Ranops Maung ini sanggup berakselerasi hingga 120km/jam dengan jarak tempur yang bisa dicapai adalah 800 km. Kendaraan taktis ini memiliki dimensi yang cukup gagah dengan panjang 4.931 mm, lebar 1.640 mm, tinggi 1.820mm, dan jarak sumbu roda 3.090 mm. Gagahnya kendaraan ini juga ditopang dengan penggunaan velg berukuran 17 inchi dengan balutan ban berkode Mud Terrain (MT).
Mobil yang dapat menampung empat orang di dalamnya ini hadir dengan pilihan atap hard top, soft top dan juga atap yang terpampang las alias terbuka. Mobil ini memiliki lima buah pintu yang berada di bagian samping kanan dan kiri, dan satunya berada di bagian belakang layaknya kendaraan-kendaraan off-road. Kendaraan ini sudah dilengkapi dengan dengan braket senjata 7,62 mm, konsol senjata SS2-V4, GPS navigasi, tracker, hi-lift jack, winch 4,5 ton, alat pemadam api ringan (APAR), dan 4 titik derek serta perlengkapan lainnya.
Dengan tampilan yang gagah dan spesifaksi yang sangat bagus juga mempuni ini, diharapkan banyaknya program kerja sama pertahanan antar Negara. Dan kendaraan taktis maung pun sudah siap untuk dipasarkan ke luar Indonesia alias ekspor.
Sebelumnya, Kendaraan ini diuji coba oleh Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Menteri BUMN Erick tohir bersama dengan Presiden Joko Widodo berserta sang Ibu Negara yang berada di bangku belakang. Uji coba yang dilakukan di Kompleks PT Pindad itu juga sebagai kunjungan kerja (kunker) Presiden RI, untuk meninjau produksi alat utama sistem senjata (alutsista) dan juga potensi ekspor dari produk yang dihasilkan oleh perusahaan tersebut.
Kemesraan dan harmonisasi itu tampak terlihat dari raut wajah juga perilaku diantara Prabowo, Jokowi, serta Erik Tohir saat melakukan uji coba kendaraan taktis maung. Dan di sangkut pautkan kedekatan mereka tentang pemilu yang sebentar lagi kita semua akan laksanakan. Jokoowi yang mendukung Prabowo sebagai calon pemimpin berikutnya dan juga Erik Tohir yang di gadang-gadang sosok yang paling ideal untuk mendampingi Prabowo sebagai cawapresnya.
Perlu kita sikapi juga tentang dinamika politik yang sedang terjadi saat ini. Mengingat Pemilu tinggal beberapa bulan lagi, Membuat dinamika politik pun semakin meningkat dan apa saja itu bisa terjadi.


