Penulis: Abdul Aziz
OpiniKita.Id – Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menyerahkan 100 unit motor trail berbahan bakar listrik, kepada TNI AD, TNI AL, TNI AU, dan Polri. Prabowo Subianto membeberkan, ratusan unit kendaraan taktis (rantis) tersebut adalah buatan industri pertahanan dalam negeri.
Menhan Prabowo memberi penghargaan apresiasi yang tinggi kepada industri pertahanan kita PT LEN karena telah berhasil memproduksi dan lolos sertifikasi rantis motor listrik.
Prabowo menyebut, motor yang dinamakan R-Tactical tersebut sudah memancing perhatian dari Presiden Jokowi saat gelaran Indo Defence beberapa waktu lalu. Karena itu, Prabowo tidak ragu untuk memboyong ratusan unit motor listrik besutan PT LEN untuk kebutuhan prajurit TNI-Polri.
Hadirnya motor listrik dapat menjadi representasi untuk lingkungan yang lebih bersih dengan memanfaatkan green energy. Sebab diketahui, saat ini polusi khususnya di Jakarta sudah dalam kondisi yang darurat.
Prabowo juga berterimakasih kepada PT LEN Industri (Persero) sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang produksi peralatan elektronik dalam menyukseskan motor trail listrik ini.
Sebagai informasi, motor listrik ini memiliki bentuk selayaknya motor trail yang biasa digunakan anggota TNI-Polri untuk berpatroli. Memiliki dinamo motor berkapasitas 3000 watt dengan maksimum daya 28 horse power dan torsi 52 Newton Meter.
Motor ini bisa menempuh kecepatan maksimum 92 KM/Jam dengan jarak tempuh maksimal 100 Km. Sedangkan untuk masa pengisian daya berada dalam durasi 5-7 jam.
Pemanfaatan motor listrik adalah tuntutan zaman dan clean energy dalam upaya pemerintah. Karenanya rantis ini membuktikan industri pertahanan kita mengikui zaman.


