Penulis: Abdul Aziz
OpiniKita.Id – Kontestasi politik bukan lagi menjadi tempat dan wadah bagi pemimpin untuk saling menghardik dan sekedar berkuasa. Penilaian itu disampaikan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, saat wawancara dengan Najwa Shihab, dikutip Minggu (6/8/2023).
Bakal calon presiden (capres) dari Partai Gerindra tersebut menegaskan, atas hal itu, dia akan merangkul seluruh pihak termasuk lawan politiknya untuk bergabung di pemerintahan jika menang nanti.
Prabowo menilai, dengan adanya kerja sama di pemerintahan oleh seluruh pihak maka upaya dalam membangun dan meraih kemakmuran bagi seluruh rakyat di tanah air akan bisa tercapai dan terwujud.
Menteri Pertahanan RI itu menegaskan bahwasanya, praktik politik di Indonesia harus diterapkan secara bijaksana dengan penuh kesadaran. Oleh karena itu, para pemimpin bangsa harus mampu menjadi pihak yang mempersatukan keberagamaan yang ada.
Prabowo mengibaratkan, politik dan pembangunan bangsa layaknya sebuah tim sepakbola. Di mana dalam tim itu, harus dikedepankan upaya kerja sama jika ingin mendapatkan tujuan yang sama yakni kedaulatan bangsa Indonesia.
Dengan cara politik merangkul yang dilakukan oleh Prabowo, akan sangat penting dilakukan demi membangun bangsa dan meraih kemakmuran bagi seluruh rakyat di tanah air dan mencapai masa keemasan.


