Penulis: M. Fajri Yanuar
OpiniKita.Id – Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada pilpres 2024 melakukan kunjungan atas undangan diskusi oleh Persatuan Wartawan Indonesia dalam agenda menyambut Hari Pers nasional pada tanggal 9 Januari 2024.
Dalam diskusi yang diselenggarakan PWI, Prabowo menyampaikan beberapa point penting yang harus dibahas secara mendalam dan serius yaitu tentang ekonomi dan kebebasan pers.
Penegasan Prabowo akan kebebasan pers menitikberatkan akan pentingnya kebebasan berekspresi terutama dalam bidang pers yang sangat dinamis serta pers dapat mendorong percepatan pembangunan nasional.
Pers memiliki kekuatan yang besar akan pentingnya peran pers dalam upaya memberikan informasi-informasi yang dapat membantu literasi masyarakat sehingga masyarakat mampu mengakses informasi dengan mudah dan tidak ketinggalan informasi yang penting.
Peran pers aka literasi bangsa harus dilakukan dengan bijak, dimana pers memiliki aturan yang mengikat bilamana suatu berita yang disebarkan ke masyarakat harus berlandaskan data dan fakta serta pers juga harus mengedukasi dan melindungi masyarakat dari berita bohong atau hoaks.
Selain itu Prabowo menyinggung perihal ekonomi dimana Indonesia bukanlah menganut sistem ekonomi kapitalisme dan neoliberalisme, akan tetapi Indonesia menganut sistem ekonomi Pancasila yang merupakan penggabungan keduanya berakar dari pengalaman Indonesia akan penjajahan yang cukup lama dirasa dan bangkit untuk hidup makmur.
Dengan ini, dalam pertemuan diskusi Prabowo dengan PWI menjelaskan dan menekankan akan pentingnya peran pers dalam mencerdaskan kehidupan bangsa serta ekonomi Pancasila sebagai dasar Indonesia dalam mencapai kemakmuran.


