Klarifikasi Ilmiah: Benarkah Jerami Bisa Jadi Bensin RON 95?



Isu mengenai “jerami bisa menjadi bensin RON 95” kembali ramai dibicarakan dan menimbulkan salah tafsir di tengah masyarakat.

Padahal, seperti dijelaskan dalam klarifikasi dari akun X @excel_dee, teknologi pemanfaatan jerami memang ada, tetapi bukan berarti jerami langsung berubah menjadi bensin murni.

Sedikit klarifikasi soal jerami bisa jadi bensin RON 95: teknologinya memang ada, tapi banyak orang salah paham. Jerami itu bukan langsung disulap jadi bensin. Yang benar adalah jerami bisa diolah menjadi beberapa bioenergi berikut:

Bioetanol
Jerami difermentasi menjadi etanol. Etanol punya angka oktan tinggi, tapi harus dicampur dengan bensin—bukan langsung menjadi bensin murni.

Biogas
Jerami dapat diurai secara anaerob menjadi metana. Cocok untuk energi listrik atau panas di tingkat desa.

Bio-oil (hasil pirolisis)
Ini adalah minyak hitam dari biomassa. Namun, tidak bisa langsung dipakai sebagai bensin karena masih perlu proses refining di kilang besar.

Syngas (CO + H₂)
Dihasilkan lewat gasifikasi. Bisa menjadi bahan baku energi lain atau diolah lagi menjadi biofuel cair.

Jerami itu bukan limbah biasa. Ia punya potensi energi, tetapi prosesnya kompleks, membutuhkan teknologi tinggi, dan saat ini belum ekonomis untuk skala petani. Di luar energi, jerami tetap bernilai sebagai kompos, pakan, mulsa, biogas, hingga bahan bakar biomassa.

Karena itu, klaim bahwa jerami bisa menjadi bensin RON 95 dengan cara mudah adalah bentuk overclaim. Edukasi yang benar sangat dibutuhkan agar petani tidak tersesat oleh informasi yang tidak tepat.

Selangkapnya: https://x.com/Excel_Dee/status/1989487088837038271?s=20

 

BACA JUGA